DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Kasus dugaan jual beli tanah negara yang menyeret nama Anggota DPR RI Teuku Abdul Khalid (TA Khalid) kini memasuki tahap penyelidikan awal oleh Polres Lhokseumawe.
DIALEKSIS.COM | Indepth - Lencana di dadanya melambangkan dia sebagai orang yang terhormat, duduk di parlemen, mewakili rakyat Aceh untuk berkarya di Senayan. Namun dalam perjalanan hidupnya, dia kini dihadapkan dengan persoalan tanah.
DIALEKSIS.COM | Dialektika - Sengketa sebidang tanah di pinggiran Kota Lhokseumawe mendadak menjelma menjadi perkara publik. Nama TA Khalid, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, terseret dalam laporan dugaan penjualan tanah negara yang kini ditangani Polres Lhokseumawe. Bagi pelapor, Sofian M. Diah, perkara ini bermula dari transaksi jual beli yang tak pernah berujung kepastian. Namun bagi publik, kasus ini membuka tabir problem lama, apa itu rapuhnya tata kelola agraria, abu-abu antara ranah perdata dan publik, serta ujian serius terhadap integritas pejabat negara.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Dugaan penjualan tanah negara yang menyeret nama anggota DPR RI, TA Khalid, mendapat sorotan luas. Peneliti Analisa Demokrasi Indonesia (ADI), Zulfikar Mirza alias Zaza, mendesak aparat kepolisian untuk mengusut laporan tersebut secara tuntas, transparan, dan profesional agar publik memperoleh kepastian hukum.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Seorang pengusaha asal Kota Lhokseumawe, Sofian M Diah, melaporkan TA Khalid, Anggota DPR RI terkait dugaan penjualan tanah negara ke Polres Lhokseumawe.
Laporan tersebut dilayangkan setelah ia mengaku mengalami kerugian materiil akibat transaksi jual beli tanah yang dilakukan sejak tahun 2017.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Akademisi Universitas Abulyatama Aceh (Unaya), Dr. Usman Lamreung M.Si, menegaskan bahwa secara historis, Blang Padang memang sah merupakan tanah wakaf untuk kemaslahatan Masjid Raya Baiturrahman Aceh.
DIALEKSIS.COM | Sigli - Pemerintah Kabupaten Pidie kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertahanan negara dengan menyerahkan aset berupa sebidang tanah kepada TNI Angkatan Darat.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Ir Iskandar Zulkarnain, mengatakan belum menemukan bukti yang kuat karena belum adanya investigasi terkait penjualan tanah.